Repotnya Nizam Razak Rangkap 3 Jabatan di Film Paling Susah Jadi Penulis Skenario
Table of content:
Papa Zola The Movie adalah karya terbaru yang ditunggu-tunggu dalam dunia perfilman Indonesia. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 23 Januari 2026, menawarkan sebuah cerita yang menarik dan inovatif bagi para penontonnya.
Nizam Razak, yang terlibat dalam berbagai aspek produksi, tidak hanya berperan sebagai sutradara, tetapi juga sebagai penulis skenario dan pengisi suara karakter utama. Hal ini menambah kedalaman dan keaslian pada karakter Papa Zola yang akan diperkenalkan kepada publik.
Film ini berakar dari kesuksesan serial animasi BoBoiBoy, yang mulai diproduksi pada tahun 2011. Dengan popularitas yang meluas, para kreator berusaha untuk menciptakan sebuah karakter baru agar dapat menyasar audiens yang lebih luas.
Proses Kreatif di Balik Papa Zola The Movie
Penciptaan Papa Zola berawal dari banyaknya penelitian yang dilakukan usai kesuksesan BoBoiBoy. Salah satu temuan penting adalah bahwa sekitar 70 persen penonton BoBoiBoy adalah orang dewasa, yang mendorong tim kreatif untuk menciptakan karakter yang lebih relevan untuk audiens tersebut.
Dari hasil riset tersebut, muncul gagasan untuk mengembangkan karakter baru yang bisa berinteraksi dan saling terhubung dengan dunia ceria BoBoiBoy. Dengan konsep ini, Papa Zola lahir sebagai karakter yang berfokus pada audiens dewasa, namun tetap menghadirkan nuansa keseruan yang khas.
Nizam Razak kemudian diusulkan untuk mengisi suara karakter Papa Zola setelah pencarian terhadap pengisi suara lainnya tidak membuahkan hasil. Ternyata keputusan ini sangat tepat, dan hasil tersebut memuaskan semua pihak yang terlibat dalam produksi film.
Papa Zola dan Popularitas di Media Sosial
Sejak awal kemunculannya, Papa Zola menunjukkan popularitas yang mengesankan di platform media sosial. Konten-konten pendek di media sosial sering viral, dengan jumlah penonton yang mencapai ratusan juta untuk satu video. Fenomena ini membuktikan bahwa karakter ini mampu menarik perhatian banyak orang.
Di tengah kesuksesan ini, Nizam merasa terkejut atas respons positif yang diterima. “Saya tidak menyangka Papa Zola akan begitu dicintai oleh orang banyak,” tuturnya dalam sebuah wawancara. Hal ini semakin menguatkan keputusan kreatif yang diambil untuk membawa karakter tersebut ke layar lebar.
Dengan popularitas yang sudah terbangun, film Papa Zola The Movie diluncurkan pada Desember 2025. Sambutan hangat dari publik menunjukkan bahwa karakter ini sudah meresap dalam budaya pop, mengantarkan penonton pada pengalaman baru yang menarik.
Menjadi Karakter yang Menginspirasi
Salah satu daya tarik utama Papa Zola adalah kemampuannya untuk menghubungkan generasi berlainan lewat humor dan cerita yang relatable. Karakter ini seolah memberi suara kepada banyak orang dewasa yang mencari tempat dalam dunia yang semakin cepat berubah.
Nizam berharap Papa Zola dapat menjadi sumber inspirasi dan hiburan bagi banyak orang. Dengan segala liku-liku yang dihadapi dalam perjalanan hidup, Papa Zola menawarkan perspektif baru yang bisa menghibur sekaligus memberi makna kepada audiens.
Melalui film ini, Nizam dan tim berharap untuk berbagi pelajaran hidup dan nilai-nilai positif. Diharapkan penonton tidak hanya terhibur, tetapi juga memiliki kesempatan untuk merenungkan tema-tema yang lebih dalam.








