Uji Kemampuan AI: Mana yang Lebih Unggul
Table of content:
Dalam era digital saat ini, kecerdasan buatan (AI) telah menjadi bagian integral dari berbagai aspek kehidupan. Penggunaan chatbot dengan kemampuan tinggi dapat mempercepat dan mempermudah proses kerja sehari-hari.
Bot cerdas seperti Gemini dan Copilot menawarkan solusi untuk berbagai tugas yang berbeda. Namun, kinerja masing-masing dalam berbagai situasi bisa bervariasi, sehingga penting untuk memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Perbandingan Kinerja Gemini dan Copilot dalam Konteks Kreativitas Visual
Uji coba pertama dilakukan untuk menilai kemampuan kedua chatbot dalam menggambarkan konsep dengan menggunakan elemen visual. Konten yang diminta adalah penggambaran passkey dengan biometrik, seperti sidik jari dan ikon browser yang menggambarkan keamanan.
Copilot memberikan hasil yang berupa gambar clip-art yang sederhana dan tidak menunjukkan nilai kreativitas. Meskipun telah diajukan beberapa kali, revisi yang dilakukan tetap tidak membawa perubahan yang signifikan pada kualitas visual yang dihasilkan.
Sementara itu, Gemini mampu menghasilkan ilustrasi yang jauh lebih menarik dan jelas. Dalam hal ini, Gemini tidak hanya lebih cepat, tetapi juga menunjukkan tingkat estetika yang lebih tinggi dalam prosesnya.
Kesimpulannya, dalam sebuah tantangan yang mengedepankan elemen visual dan kreativitas, Gemini secara jelas menunjukkan keunggulan dibandingkan Copilot. Ini menggarisbawahi potensi AI yang mampu menghadirkan solusi yang lebih menarik dan inovatif.
Perbandingan Kemampuan dalam Membantu Pengambilan Keputusan Finansial
Selanjutnya, kedua chatbot diuji untuk memberikan rekomendasi terkait keputusan finansial yang kompleks. Pertanyaan utama yang diajukan adalah apakah lebih baik membeli atau menyewa mobil baru.
Kedua AI ini meminta informasi tambahan yang relevan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Mereka menanyakan tentang jarak tempuh tahunan, preferensi cicilan, serta durasi penggunaan kendaraan.
Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun keduanya memberikan jawaban yang informatif dan konsisten, tidak ada satu pun yang menjadi pemenang dengan sangat mencolok. Hal ini menunjukkan bahwa kedua model cukup kompeten dalam memberikan saran yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Kemampuan Membuat Skrip PowerShell dengan Efektif
Proses berikutnya melibatkan tugas pembuatan skrip PowerShell untuk mengganti nama ratusan berkas foto berdasarkan metadata tanggal dan lokasi. Ketika diuji, baik Gemini maupun Copilot menunjukkan pendekatan yang berbeda.
Gemini sering kali hampir melakukan kesalahan dalam pengembangannya. Ia menyarankan penggunaan alat pihak ketiga tanpa menyertakan tautan, serta mengarahkan pengguna untuk mengedit jalur folder secara manual.
Di sisi lain, Copilot menunjukkan pendekatan yang lebih baik. Dengan memberikan alternatif menggunakan fungsi PowerShell bawaan, ia memastikan untuk meminta pengguna memilih folder yang akan dijalankan saat skrip dieksekusi.
Copilot juga menyertakan penanganan kesalahan dan menyarankan pembuatan daftar cadangan untuk menghindari kehilangan data. Dalam kategori ini, Copilot jelas menunjukkan keunggulan yang sangat signifikan.
Kemampuan Menjawab Trivia Film dengan Akurat
Selanjutnya, kedua chatbot diuji dalam konteks hiburan, tepatnya dalam menjawab trivia film. Mereka diminta untuk memberi tanda pada adegan film yang mungkin terlupakan oleh pengguna.
Kedua chatbot tidak menemukan kendala dalam menjawab pertanyaan mengenai film dan karakter yang terkait. Gemini memberikan informasi yang ringkas, sementara Copilot cenderung menyediakan deskripsi yang lebih panjang dan detail tentang film dan aktor tersebut.
Meskipun Gemini lebih singkat dan langsung, Copilot menawarkan wawasan yang lebih mendalam. Akhirnya, kedua chatbot tetap dapat membantu dalam mengenali dan memberikan informasi mengenai adegan film yang diminta oleh pengguna.
Dari penilaian ini, dapat disimpulkan bahwa sementara Gemini unggul dalam memberikan jawaban yang ringkas, Copilot lebih baik dalam memberikan informasi yang lebih detil.










