Aplikasi Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Menangkan Dua Penghargaan ICXA 2025 di London
Table of content:
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) baru saja meraih prestasi luar biasa di tingkat internasional. Melalui Super Aplikasi Rumah Pendidikan, mereka berhasil mendapatkan dua Silver Medal pada ajang International Customer Experience Awards (ICXA) 2025 yang berlangsung di London, Inggris.
Keberhasilan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukan transformasi digital di sektor pendidikan. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya yang dilakukan telah mendapat pengakuan global dan menunjukkan dampak positif bagi pendidikan di Indonesia.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, mengekspresikan kebanggaannya atas prestasi ini. Dia menyatakan bahwa kinerja kementerian berfokus pada inovasi yang dapat meningkatkan pengalaman belajar para siswa di seluruh Indonesia.
Penghargaan yang Diterima Kemendikdasmen dan Maknanya untuk Pendidikan
Pencapaian ini terbagi dalam dua kategori utama. Yang pertama adalah Best Business Transformation untuk kriteria Strategic Approach, sedangkan yang kedua untuk organisasi dengan lebih dari 5.000 pegawai.
Keberhasilan ini menunjukkan betapa pentingnya strategi yang solid dalam menerapkan transformasi digital. Suharti menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya sekadar trofi, namun juga cerminan kerja keras tim di kementerian.
Bagi Kemendikdasmen, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi. Mereka berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman belajar yang mendalam dan ramah bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
Implementasi Inovasi Melalui Super Aplikasi Rumah Pendidikan
Super Aplikasi Rumah Pendidikan dirancang sebagai alat untuk memperkuat proses belajar mengajar. Dengan aplikasi ini, diharapkan interaksi antara siswa, guru, dan orang tua menjadi lebih baik dan mudah.
Inovasi teknologi dalam pendidikan sangat penting untuk mencapai tujuan pembelajaran. Suharti menjelaskan bahwa aplikasi ini memberikan akses pendidikan yang lebih luas dan inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ruangan di dalam aplikasi tersebut menyediakan berbagai fitur, mulai dari kuis interaktif hingga materi pembelajaran yang dapat diakses kapan saja. Hal ini menjadi titik balik dalam cara belajar yang lebih fleksibel dan adaptif.
Landasan Kebijakan dalam Mewujudkan Transformasi Digital
Transformasi digital dalam pendidikan selaras dengan Inpres Presiden Prabowo Nomor 7 Tahun 2025. Kebijakan ini dirancang untuk memaksimalkan potensi teknologi dalam proses belajar mengajar.
Pemerintah berharap agar semua pemangku kepentingan dapat beradaptasi dengan perubahan ini. Suharti menekankan pentingnya kolaborasi antara kementerian, sekolah, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik.
Di samping itu, transformasi ini juga mendukung visi Asta Cita Presiden untuk menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan global. Melalui pendidikan yang berkualitas dan memadai, diharapkan anak-anak Indonesia dapat bersaing di tingkat internasional.








